SELAMAT DATANG DI DESA KETAPANG

Blog Masyarakat Desa Ketapang

Cari Blog Ini

Sabtu, 05 Juni 2010

Senin, 22 Maret 2010

Puji Syukur Kepada ALLAH SWT, Pencipta Alam Semesta Atas segala Nikmat Yang telah diberikan kepada kita ummat-Nya, terlebih masyarakat Indonesia yang telah diberikan Nikmat Kemerdekaan, sehingga dengannya kita dapat bebas berpikir, berucap dan bertindak bahkan melakukan berbagai apresiasi.


Sejalan dengan gerak langkah pembangunan khususnya Kabupaten Tangerang, yang berstatus sebagai Penyangga Ibu Kota Metropolitan Jakarta, maka sudah sewajarnyalah Kabupaten Tangerang melakukan evolusi dan revolusi secara bertahap dalam hal pembangunan segala bidang dengan penunjukan diagram yang mengarah naik keatas secara positif dengan menggunakan formula “Berubah Untuk Maju”.

Adalah Ketapang, satu dari sekian banyak desa yang ada di Kabupaten Tangerang, berada pada bibir pantai Laut Jawa bagian Utara Kabupaten Tangerang, dengan Pemerintahan yang baru, mulai menggeliat dan mengepakkan sayap siap mendukung Tangerang dan ikut ambil bagian menjadi salah satu indikasi Berubah Untuk Maju bagi Kabupaten Tangerang.

Perubahan-perubahan mendasar telah dilakukan desa ini, dari mulai pembangunan fisik dan mental, sosial dan ekonomi sampai kepada pendewasaan politik bagi warga masyarakat desa, sehingga cara pandang dan cara pikir menjadi tanggap yang pada akhirnya sigap mengambil segala peluang yang ada untuk kemajuan masyarakat secara personal, yakni dengan cepat memanfaatkan segala bentuk peluang dan celah untuk peningkatan

ekonomi demi menunjang terhadap perbaikan usaha keluarga yang bermuara pada kesejahteraan keluarga secara kolektif.

Desa Ketapang Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang dengan Luas kurang lebih 416,86 Ha2 berpenduduk + 5.986 jiwa terdiri dar Laki-laki senbanyak 2.977 jiwa dan Perempuan sebanyak 3.009 jiwa terbagi dalam 21 wilyah ke-RT-an dan 9 dusun dengan batas-batas sebagai berikut:

Utara : Laut Jawa

Timur : Desa Margamulya

Selatan : Desa Tegal Kunir Lor dan Kelurahan Mauk Timur

Barat : Desa Mauk Barat

Mata Pencaharian penduduk Desa Ketapang 86% nelayan dan dari jumlah seluruh nelayan tersebut 90% diantaranya adalah nelayan rajungan, dengan alat tangkap berupa jaring dan bubu.

Sejalan dengan jenis tangkapan nelayan adalah komoditi eksport, maka segalanya menjadi lebih penting dan bahkan menjadi unggulan dari seluruh jenis tangkapan yang memang mempunyai sedikit variasi, tentu saja hal ini perlu Mendapat perhatian khusus dari Pemerintah dan atau instansi terkait

dalam usaha pengembangan kedepan, karena hal tersebut dapat berpengaruh besar terhadap daya kerja nelayan yang bersangkutan.

Sebagaimana disebut dalam Pendahuluan, bahwa Pemerintah Baru Desa Ketapang Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang yang mempunyai konsep “Berubah Untuk Maju”, telah mencoba terobosan-terobosan baru dengan menggunakan pola pendekatan partisipatif terhadap masyarakat dan menjangkau seluruh lapisan, sehingga setiap individu masyarakat akan merasa bertanggung jawab secara moril atas segala dinamika yang timbul dalam kehidupan masyarakat internal.

Masyarakat Ketapang yang kompleks dan plural adalah salah satu poin keuntungan bagi kelangsungan pembangunan karena dari sanalah timbul ide-ide variatif yang akan menjadi pilihan dalam mengaplikasikannya pada setiap

momen pembangunan segala bidang. Belum lagi kinerja aparatur Pemerintahan Desa yang berangsur mulai melakukan profesionalitas, tanggung jawab dalam tugas dan mengutamakan pelayanan masyarakat. hal itu menjadi kian harmonis dengan dukungan penuh dari tokoh masyarakat dan spirit tokoh alim-ulama desa.

Hal tersebut merangsang Pemerintah Desa Ketapang untuk terus mengejar ketertinggalannya dengan cara berbenah terhadap hal-hal infrastruktur yang kesemuanya diarahkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat menuju masyarakat Ketapang yang sejahtera dan harmonis.


Ada dua hal yang sebetulnya amat prinsipil, yang bahkan hampir terlupakan untuk dibenahi yakni Alur Transportasi keluar-masuk Nelayan dan Alat Tangkap Nelayan, padahal keduanya sebagai pendukung utama dunia usaha Desa ketapang.

Kenapa dan bagaimana adalah pertanyaan yang harus dijawab oleh semua pikak, tidak hanya Pemerintah Desa Ketapang secara khusus tetapi juga oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang. Keduanya harus bersama-sama bertanggung jawab untuk mencari solusi terbaik dan cerdas sehingga kendala paling vital bagi masyarakat nelayan Desa Ketapang akan tersingkirkan, sehingga kelancaran dan keamanan masyarakat nelayan dalam upaya menambah pendapatan dan meningkatkan tarap hidupnya dapat tercapai.